JAKARTA – Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) melakukan rotasi dan mutasi terhadap 198 personel perwira menengah (pamen) dan perwira pertama (pama). Pergeseran jabatan tersebut mencakup sejumlah posisi strategis, mulai dari pejabat direktorat, kepala satuan (kasat), hingga kepala kepolisian sektor (kapolsek) di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Sumber: ANTARA News
Kebijakan mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Metro Jaya Nomor ST/1071/XI/KEP./2026, tertanggal 3 November 2026. Surat itu ditandatangani oleh Karo SDM Polda Metro Jaya Kombes Pol Agus Nugroho, S.I.K., M.H., atas nama Kapolda Metro Jaya. Sumber: ANTARA News
Polda Metro Jaya: Mutasi Bagian dari Pembinaan Karier
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan adanya rotasi dan mutasi tersebut. Menurutnya, pergantian posisi di lingkungan kepolisian merupakan bagian dari pembinaan karier personel dan mekanisme organisasi untuk menempatkan anggota sesuai kebutuhan tugas. Sumber: ANTARA News
“Benar, mutasi di internal Polda Metro Jaya merupakan bagian dari pembinaan karir personel,” kata Budi Hermanto dalam keterangannya, Selasa (3/11/2026). Sumber: ANTARA News
Rotasi ini menjadi bagian dari dinamika organisasi kepolisian. Pergantian pejabat diharapkan dapat mendukung penyegaran organisasi, kesinambungan pelaksanaan tugas, serta peningkatan pelayanan dan penegakan hukum kepada masyarakat. Sumber: ANTARA News
Sejumlah Nama Pejabat yang Mengalami Pergeseran Jabatan
Dalam daftar mutasi tersebut, terdapat sejumlah perubahan posisi di tingkat direktorat maupun satuan kewilayahan. Salah satunya AKBP Dr. Muh. Ardila Amry yang sebelumnya menjabat Kasubdit 1 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, kini diangkat sebagai Kasubditregident Ditlantas Polda Metro Jaya. Sumber: ANTARA News
Sementara itu, Kompol Mulya Adhimara yang sebelumnya bertugas sebagai Penyidik Madya 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya mendapat penugasan baru sebagai Kasubdit 1 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Pergeseran ini turut membawa perubahan pada jajaran pejabat yang menangani fungsi reserse kriminal khusus. Sumber: ANTARA News
Di tingkat kewilayahan, AKBP Jerico Lavian Chandra yang sebelumnya menjabat Kasatreskrim Polres Metro Bekasi kini diangkat sebagai Kapolsek Metro Setiabudi Polres Metro Jakarta Selatan. Adapun Kompol Girindra Wardana Akbar yang sebelumnya menjabat Kapolsek Kelapa Gading Polres Metro Jakarta Utara mendapat penugasan sebagai PS Kasatreskrim Polres Metro Bekasi. Sumber: ANTARA News
Perubahan lainnya terjadi pada AKBP Nopta Hitaris Suzan. Sebelumnya menjabat Kasatlantas Polres Metro Tangerang Kota, ia kini dipercaya mengemban tugas sebagai Kabagops Polres Metro Jakarta Utara. Sementara AKBP Mohamad Iskandarsyah bergeser dari jabatan Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan menjadi Kasatresnarkoba Polres Metro Jakarta Utara. Sumber: ANTARA News
Rincian 198 Personel yang Dimutasi
Berdasarkan data dalam surat telegram tersebut, mutasi mencakup lima kelompok pangkat perwira. Rinciannya terdiri atas 28 personel berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), 48 personel Komisaris Polisi (Kompol), dan 74 personel Ajun Komisaris Polisi (AKP). Sumber: ANTARA News
Selain itu, terdapat 29 personel berpangkat Inspektur Polisi Satu (Iptu) serta 19 personel Inspektur Polisi Dua (Ipda). Dengan demikian, total keseluruhan personel yang masuk dalam kebijakan mutasi dan rotasi tersebut mencapai 198 orang. Sumber: ANTARA News
Tantangan Pejabat Baru: Pelayanan Publik dan Kepercayaan Masyarakat
Pergantian jabatan di lingkungan Polda Metro Jaya bukan sekadar perubahan posisi dalam struktur organisasi. Para pejabat yang memperoleh penugasan baru juga menghadapi tantangan untuk menjaga profesionalisme, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memastikan penegakan hukum berjalan secara transparan dan sesuai aturan.
Terlebih, wilayah hukum Polda Metro Jaya memiliki karakteristik persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat yang beragam. Mulai dari penanganan kriminalitas, lalu lintas, narkotika, hingga pelayanan kepolisian di tingkat polsek. Karena itu, efektivitas kepemimpinan dan koordinasi antarunit menjadi faktor penting dalam menjalankan tugas.
Masyarakat tentu berharap rotasi 198 personel ini dapat membawa dampak positif bagi kinerja kepolisian. Penyegaran organisasi diharapkan diikuti peningkatan respons terhadap laporan warga, pelayanan yang lebih humanis, serta penanganan perkara yang profesional dan akuntabel.
Pada akhirnya, keberhasilan mutasi jabatan tidak hanya diukur dari perubahan susunan pejabat, tetapi juga dari hasil kerja nyata yang dirasakan masyarakat. Publik menantikan bagaimana para pejabat baru menjalankan amanah dan menjawab berbagai tantangan keamanan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Sumber referensi utama: ANTARA News – Polda Metro Jaya Rotasi 198 Personel, Sejumlah Jabatan Berganti
Tag: Polda Metro Jaya, Mutasi Polri, Rotasi Jabatan, 198 Personel, Kapolda Metro Jaya, Mutasi Kapolsek, Kasat Reskrim, Berita Jakarta, Kepolisian, November 2026
Hashtag:
#PoldaMetroJaya #MutasiPolri #RotasiJabatan #198Personel #KapoldaMetroJaya #MutasiKapolsek #KasatReskrim #BeritaJakarta #Polri #InfoTerkini
