JAKARTA – Nama AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian kembali menjadi perhatian publik. Sosok perwira menengah Polisi Wanita (Polwan) ini dikenal memiliki perjalanan karier panjang di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), prestasi di bidang pengawalan kenegaraan, serta latar belakang pendidikan hingga jenjang doktor Ilmu Hukum.
Namanya sempat ramai diperbincangkan pada Januari 2025 setelah menyampaikan kritik terhadap Sekretaris Kabinet (Seskab) Mayor Teddy Indra Wijaya melalui media sosial. Kini, perhatian publik kembali tertuju kepadanya setelah muncul kabar pengajuan pengunduran diri dari institusi Polri pada akhir Oktober 2026. (JawaPos | Akurat.co)
Biodata AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian
AKBP Netty Rosdiana Siagian merupakan perwira menengah Polri yang pernah bertugas di Polda Metro Jaya. Ia memiliki gelar akademik Sarjana Hukum (S.H.), Magister Manajemen (M.M.), Magister Hukum (M.H.), serta Doktor Ilmu Hukum. Sejumlah pemberitaan menyebut dirinya menyelesaikan pendidikan doktoral dengan predikat cum laude. (Akurat.co | tvOneNews)
| Keterangan | Informasi |
|---|---|
| Nama | Netty Rosdiana Siagian |
| Gelar akademik | Dr., S.H., M.M., M.H. |
| Profesi | Perwira menengah Polri |
| Institusi yang pernah menjadi tempat bertugas | Polda Metro Jaya |
| Jabatan terakhir yang diberitakan | Kabagrenmin Ditreskrimum Polda Metro Jaya |
| Pendidikan tinggi | Universitas Sriwijaya, sebagaimana diberitakan |
| Akun Instagram | @netty_diana |
Sumber profil: Akurat.co dan tvOneNews.
Perjalanan Karier: Dari Polwan Bermotor hingga Jabatan Strategis
Salah satu bagian menarik dari perjalanan karier Netty adalah pengalamannya di bidang lalu lintas. Ia pernah bertugas sebagai Kepala Unit Brigadir Motor (Kanit BM) Ditlantas Polda Metro Jaya. Dalam penugasan tersebut, ia terlibat dalam pengembangan tim polwan bermotor yang dikenal dengan nama The Road Force Blue. (JawaPos | tvOneNews)
Dalam perjalanan berikutnya, Netty dipercaya menduduki sejumlah posisi di lingkungan Polda Metro Jaya. Ia pernah menjabat Kapolsek Sunda Kelapa pada 2018, kemudian Kapolsek Metro Menteng pada 2022. Ia juga pernah bertugas di bidang perencanaan dan administrasi serta sebagai penyidik di Direktorat Reserse Kriminal Khusus. (Akurat.co | tvOneNews)
Jabatan terakhir yang disebut dalam pemberitaan menjelang pengumuman pengunduran dirinya adalah Kepala Bagian Perencanaan dan Administrasi (Kabagrenmin) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Pengalaman tersebut memperlihatkan perjalanan tugasnya yang mencakup bidang lalu lintas, kewilayahan, reserse, hingga administrasi kepolisian. (Media Budaya Indonesia | JawaPos)
The Road Force Blue, Jejak Prestasi Netty di Bidang Pengawalan
Nama Netty juga dikaitkan dengan pembentukan komunitas polwan bermotor The Road Force Blue pada 2005. Tim yang beranggotakan sekitar 25 hingga 30 polwan tersebut dibentuk untuk mendukung kegiatan patroli dan pengawalan kenegaraan menggunakan sepeda motor. (tvOneNews | JawaPos)
Pada 2009, tim tersebut diberitakan memperoleh penghargaan MURI dan rekor dunia sebagai pasukan wanita pengawal kenegaraan pertama. Dalam sejumlah penugasan, The Road Force Blue pernah terlibat dalam pengawalan Ibu Negara Ani Yudhoyono, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton, serta pengawalan jenazah Hasri Ainun Habibie. (tvOneNews | JawaPos)
Selain pengalaman tersebut, Netty juga pernah menerima penghargaan Indonesia Women Excellence Award 2021. Pada 2026, ia diberitakan memperoleh AMKI Kartini Award 2026 dalam kategori Polwan Tangguh dalam Penegakan Hukum dan Kepemimpinan. Penghargaan-penghargaan tersebut menjadi bagian dari rekam jejak yang disorot media dalam pemberitaan mengenai dirinya. (tvOneNews)
Pernah Kritik Mayor Teddy, Komentar “Sudah Lupa Daratan” Jadi Sorotan
Nama Netty semakin dikenal publik setelah komentarnya mengenai Mayor Teddy Indra Wijaya ramai diperbincangkan pada Januari 2025. Melalui media sosial, ia menulis kalimat “Sudah lupa daratan” ketika menanggapi sebuah momen yang memperlihatkan Teddy berada di dekat Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. (MonitorDay | JawaPos)
Komentar tersebut kemudian memicu beragam tanggapan warganet. Sebagian menilai kritik itu sebagai bentuk keberanian menyampaikan pendapat, sementara sebagian lainnya mempertanyakan cara penyampaiannya. Peristiwa tersebut menjadi salah satu momen yang membuat profil Netty semakin banyak dicari masyarakat. (MonitorDay | JawaPos)
Penting dicatat, komentar tersebut merupakan respons pribadi Netty di media sosial. Penilaian mengenai sikap Mayor Teddy dalam peristiwa yang dikomentari merupakan pandangan Netty, bukan kesimpulan resmi mengenai pelanggaran atau penilaian institusional terhadap yang bersangkutan. (MonitorDay)
Pendidikan Tinggi hingga Gelar Doktor Ilmu Hukum
Di luar karier kepolisian, Netty juga dikenal memiliki latar belakang akademik di bidang hukum dan manajemen. Sejumlah media menyebut ia menempuh pendidikan tinggi di Universitas Sriwijaya dan berhasil meraih gelar doktor Ilmu Hukum dengan predikat cum laude. (tvOneNews | Akurat.co)
Pada Februari 2026, Netty juga diberitakan diangkat sebagai Dewan Pembina Women Lawyer Club (WLC). Penunjukan tersebut dikaitkan dengan pengalaman dan latar belakangnya di bidang kepolisian serta hukum. (Media TNI Polri)
Pengajuan Pengunduran Diri dari Polri pada 2026
Pada Sabtu malam, 31 Oktober 2026, Netty mengumumkan melalui akun Instagram pribadinya bahwa ia telah mengajukan pengakhiran masa dinas aktif sebagai anggota Polri. Dalam pernyataannya, ia menyebut keputusan tersebut didasarkan pada pertimbangan pribadi, prinsip, dan hati nurani. (Akurat.co | Media Budaya Indonesia)
Netty menyebut permohonan pengakhiran masa dinas aktif itu terhitung sejak 1 September 2026. Meski demikian, pengajuan pengunduran diri perlu dibedakan dari keputusan resmi pemberhentian. Status administratifnya tetap memerlukan konfirmasi dari institusi Polri. (JawaPos | Media Budaya Indonesia)
Profil, Prestasi, dan Sikap Kritis yang Menjadi Perhatian Publik
Perjalanan AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian memperlihatkan sejumlah sisi yang menjadi perhatian masyarakat: pengalaman panjang di kepolisian, keterlibatan dalam pengembangan tim pengawal polwan bermotor, pendidikan hingga jenjang doktor, serta keberaniannya menyampaikan kritik melalui media sosial.
Kini, setelah pengajuan pengunduran dirinya menjadi pemberitaan, publik masih menantikan perkembangan status administrasi dan penjelasan lebih lanjut dari pihak terkait. Apa pun perkembangan berikutnya, informasi mengenai sosok Netty perlu disampaikan secara berimbang dengan membedakan rekam jejak, pernyataan pribadi, dan fakta yang telah dikonfirmasi.
Tag: AKBP Netty Rosdiana Siagian, Profil Polwan, Polri, Mayor Teddy, The Road Force Blue, Polwan Berprestasi, Polda Metro Jaya, Indonesia Women Excellence Award, AMKI Kartini Award 2026.
Hashtag:
#NettyRosdianaSiagian #AKBPNetty #ProfilPolwan #PolwanBerprestasi #MayorTeddy #TheRoadForceBlue #Polri #PoldaMetroJaya #PrestasiPolwan #BeritaNasional
