CIREBON – Aliansi Ojol Cirebon Bersatu kembali menyuarakan aspirasi mereka dengan menggelar aksi di Balai Kota Cirebon, Kamis (1/10/2026). Massa mengaku kecewa karena hingga sore hari tidak mendapatkan pertemuan dengan perwakilan Pemerintah Kota Cirebon maupun Kementerian UMKM yang mereka harapkan hadir. (Radar Cirebon)
Aksi tersebut dilakukan menyusul informasi mengenai kunjungan Kementerian UMKM bersama Grab ke Kota Cirebon. Para pengemudi ojek online kemudian mendatangi Balai Kota untuk menyampaikan sejumlah persoalan yang mereka anggap berkaitan langsung dengan kondisi dan kesejahteraan pengemudi ojol. (Radar Cirebon)
Ketua Aliansi Ojol Cirebon Bersatu, Tryas, menyampaikan kekecewaan karena massa menunggu sejak sekitar pukul 15.00 WIB, tetapi belum ditemui pihak yang dituju.
“Hari ini hasilnya kecewa karena sampai dari jam 3 sore sampai detik ini nggak ada yang menemui kita di lapangan,” ujar Tryas, seperti diberitakan Radar Cirebon. (Radar Cirebon)
Ojol Cirebon Bawa Sejumlah Tuntutan
Dalam aksi tersebut, para pengemudi ojol membawa sejumlah tuntutan yang berkaitan dengan status, sistem operasional, serta kebijakan platform transportasi online.
Salah satu tuntutan mereka adalah menolak status pengemudi ojek online sebagai pelaku UMKM.
Selain itu, Aliansi Ojol Cirebon Bersatu meminta:
penghapusan sistem slot dan double order;
penghentian pendaftaran pengemudi baru;
penghapusan serta penghentian program prioritas Turbo yang disebut dalam tuntutan mereka memberikan bayaran Rp15 ribu selama lima jam;
serta pembentukan undang-undang khusus yang mengatur transportasi online. (Radar Cirebon)
Tuntutan tersebut menunjukkan bahwa persoalan ojol tidak hanya berkaitan dengan tarif perjalanan, tetapi juga menyentuh pola kerja, persaingan jumlah pengemudi, sistem pemesanan, skema insentif dan kepastian regulasi.
Massa Siapkan Aksi Lebih Besar
Kekecewaan karena tidak ditemui pihak yang dituju membuat Aliansi Ojol Cirebon Bersatu menyatakan akan kembali menggelar aksi.
Menurut Tryas, aksi lanjutan dalam skala lebih besar direncanakan berlangsung pada Rabu pekan berikutnya. (Radar Cirebon)
Rencana tersebut menjadi perhatian karena persoalan transportasi online melibatkan banyak pihak, mulai dari pengemudi, aplikator, pemerintah pusat, pemerintah daerah hingga masyarakat pengguna jasa.
Karena itu, ruang dialog menjadi penting agar aspirasi dapat disampaikan dan ditanggapi melalui mekanisme yang jelas.
Persoalan Ojol Bukan Isu Baru di Cirebon
Aksi ojol di Cirebon sebelumnya juga pernah terjadi. Pada April 2025, ratusan pengemudi menyampaikan sejumlah keberatan terkait potongan dan program tarif dari aplikator.
Saat itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Cirebon menyatakan pemerintah daerah akan berupaya memfasilitasi aspirasi para pengemudi meskipun kewenangan teknis mengenai sistem aplikator berada pada pihak lain. (detikcom)
Pemerintah Kota Cirebon sendiri pada 2024 pernah menyalurkan BLT kepada 2.057 pengemudi ojol dan angkutan kota sebagai kompensasi kenaikan harga BBM. Program tersebut menunjukkan bahwa pengemudi ojol juga menjadi bagian dari kelompok pekerja yang mendapatkan perhatian dalam kebijakan sosial daerah. (Pemerintah Kota Cirebon)
Namun, persoalan yang dihadapi pengemudi ojol saat ini berkembang lebih luas, terutama mengenai hubungan antara pengemudi dan aplikator serta regulasi transportasi online.
Saatnya Semua Pihak Duduk Bersama
Persoalan ini tidak cukup hanya diselesaikan melalui aksi demonstrasi maupun pernyataan di media.
Pengemudi membutuhkan ruang untuk menyampaikan persoalan secara langsung. Pemerintah perlu memberikan kejelasan mengenai kewenangan dan langkah yang dapat dilakukan. Sementara itu, aplikator juga perlu memberikan penjelasan terhadap kebijakan yang berdampak langsung terhadap mitra pengemudi.
Di sisi lain, masyarakat sebagai pengguna jasa transportasi online juga memiliki kepentingan terhadap keberlangsungan layanan yang aman, terjangkau dan memberikan kondisi kerja yang wajar bagi pengemudinya.
Karena itu, mari dorong dialog yang terbuka antara pengemudi ojol, pemerintah pusat, Pemkot Cirebon dan perusahaan aplikator.
Aspirasi pengemudi perlu didengar, tetapi penyelesaiannya juga perlu ditempuh melalui data, dialog, regulasi dan mekanisme yang berlaku, sehingga tidak berhenti menjadi polemik berulang.
Jangan Biarkan Aspirasi Berhenti di Jalanan
Aksi di Balai Kota Cirebon menjadi pengingat bahwa persoalan kesejahteraan pengemudi ojol masih membutuhkan perhatian.
Masyarakat dapat ikut mengawal isu ini dengan mengikuti perkembangan kebijakan secara kritis dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Pemerintah dan pihak aplikator juga diharapkan memberikan penjelasan yang transparan terhadap persoalan yang disampaikan para pengemudi.
Mari kawal bersama masa depan transportasi online di Cirebon—agar pengemudi mendapatkan kepastian dan perlindungan yang memadai, aplikator dapat menjalankan layanan secara bertanggung jawab, dan masyarakat tetap memperoleh layanan transportasi yang baik.
🔎 Artikel
Focus Keyword:
Ojol Cirebon
Title:
Ojol Cirebon Geruduk Balai Kota, Kecewa Tak Ditemui Pemkot dan Kementerian UMKM
Meta Description:
Aliansi Ojol Cirebon Bersatu menggelar aksi di Balai Kota Cirebon dan kecewa tak ditemui Pemkot maupun Kementerian UMKM. Simak tuntutannya.
Slug:ojol-cirebon-geruduk-balai-kota-tuntutan
Kata Kunci Terkait:
ojol Cirebon
demo ojol Cirebon
aksi ojol Cirebon
Aliansi Ojol Cirebon Bersatu
Balai Kota Cirebon
tuntutan driver ojol
driver ojek online Cirebon
Kementerian UMKM
Pemkot Cirebon
Grab Cirebon
transportasi online Cirebon
kesejahteraan driver ojol
regulasi transportasi online
undang-undang transportasi online
berita Cirebon terbaru
berita Kota Cirebon
🏷️ Tags
Ojol Cirebon, Driver Ojol, Ojek Online, Aliansi Ojol Cirebon Bersatu, Balai Kota Cirebon, Pemkot Cirebon, Kementerian UMKM, Grab, Transportasi Online, Demo Ojol, Aksi Ojol, Tuntutan Ojol, Cirebon, Kota Cirebon, Berita Cirebon, Berita Jawa Barat, Kesejahteraan Driver, Regulasi Transportasi Online.
#️⃣ Hashtag
#OjolCirebon #DriverOjol #OjekOnline #AliansiOjolCirebonBersatu #OjolCirebonBersatu #DemoOjol #AksiOjol #BalaiKotaCirebon #PemkotCirebon #KementerianUMKM #GrabCirebon #TransportasiOnline #TransportasiOnlineIndonesia #DriverOnline #KesejahteraanOjol #TuntutanOjol #RegulasiTransportasiOnline #UUTransportasiOnline #Cirebon #KotaCirebon #BeritaCirebon #InfoCirebon #CirebonTerkini #BeritaJawaBarat #JawaBarat #BeritaTerkini #InfoTerkini
Sumber utama: Radar Cirebon, dengan konteks tambahan dari Pemerintah Kota Cirebon dan pemberitaan aksi ojol sebelumnya. (Radar Cirebon)