JAKARTA — Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali melakukan perombakan kabinet. Pelantikan sejumlah pejabat di Istana Negara, Jakarta, pada 1 Oktober 2026 menjadi reshuffle ketujuh sejak pemerintahan Prabowo-Gibran berjalan.
Dengan demikian, dalam periode yang belum genap dua tahun pemerintahan, tercatat sudah tujuh kali reshuffle. Rangkaian perombakan tersebut dimulai pada Februari 2025 dan berlangsung kembali hingga Oktober 2026. (detiknews)
Bagi masyarakat, deretan reshuffle ini menarik untuk dicermati bukan sekadar dari siapa yang masuk dan keluar, tetapi juga apa alasan perubahan tersebut, posisi strategis apa yang terdampak, serta bagaimana dampaknya terhadap jalannya pemerintahan dan kebijakan publik.
Reshuffle Pertama: 19 Februari 2025
Perombakan pertama dilakukan pada 19 Februari 2025.
Saat itu, Presiden Prabowo mengganti Satryo Soemantri Brodjonegoro dari posisi Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Posisi tersebut kemudian ditempati Brian Yuliarto. (detiknews)
Perubahan tersebut menjadi awal dari rangkaian penataan kabinet dalam pemerintahan Prabowo-Gibran.
Reshuffle Kedua: 8 September 2025
Kurang lebih tujuh bulan kemudian, reshuffle kembali dilakukan pada 8 September 2025.
Kali ini perombakan mencakup sejumlah posisi strategis. Nama yang diganti antara lain:
Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Budi Gunawan
Menteri Keuangan Sri Mulyani
Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding
Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi
Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo
Pada saat yang sama, Prabowo melantik sejumlah pejabat baru, antara lain Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan, Mukhtarudin sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Ferry Joko Juliantono sebagai Menteri Koperasi, serta Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah. (detiknews)
Reshuffle Ketiga: 17 September 2025
Belum sebulan setelah perombakan besar tersebut, pemerintah kembali melakukan perubahan pada 17 September 2025.
Perubahan ini antara lain mengisi posisi yang sebelumnya kosong, termasuk:
Djamari Chaniago sebagai Menko Polkam
Erick Thohir sebagai Menpora
Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan
Rohmat Marzuki sebagai Wakil Menteri Kehutanan
Farida Faricha sebagai Wakil Menteri Koperasi
Pada momentum yang sama, dilakukan pula sejumlah pergantian pada lembaga pemerintahan lainnya. (detiknews)
Reshuffle Keempat: Oktober 2025
Perombakan keempat berlangsung pada 8 Oktober 2025.
Sejumlah pejabat yang dilantik antara lain Akhmad Wiyagus sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri dan Benyamin Paulus Octavianus sebagai Wakil Menteri Kesehatan.
Prabowo juga melantik dua asisten khusus presiden serta membentuk Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua. (detiknews)
Reshuffle Kelima: 27 April 2026
Memasuki 2026, reshuffle kembali dilakukan pada 27 April.
Beberapa posisi yang mengalami perubahan antara lain Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Kepala Staf Presiden, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Penasihat Khusus Presiden bidang Komunikasi, serta Kepala Badan Karantina Indonesia. (detiknews)
Reshuffle Keenam: September 2026
Perubahan keenam menjadi perhatian karena menyentuh posisi Menteri Keuangan.
Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya dilantik sebagai Menkeu pada 8 September 2025 digantikan oleh Suahasil Nazara pada 14 September 2026. Sebelumnya Suahasil menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan. (Sindonews Nasional)
Perubahan tersebut juga menjadi salah satu pergantian posisi strategis yang terjadi menjelang genap dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Reshuffle Ketujuh: 1 Oktober 2026
Perombakan ketujuh berlangsung pada 1 Oktober 2026 di Istana Negara.
Dalam pelantikan tersebut, Presiden Prabowo melantik sejumlah pejabat, termasuk Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi serta Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Posisi Menteri Luar Negeri yang sebelumnya ditempati Sugiono kemudian diberikan kepada Arrmanatha Nasir.
Perubahan juga terjadi pada posisi Menteri Perindustrian, beberapa wakil menteri, Kepala Staf Kepresidenan, serta sejumlah jabatan lembaga negara. (detiknews)
Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri
Salah satu perubahan paling menonjol dalam pelantikan 1 Oktober adalah pergantian Kapolri.
Jenderal Suyudi Ario Seto dilantik sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dalam rangkaian yang sama, Komjen Wahyu Hadiningrat dilantik sebagai Wakapolri. (detiknews)
Dengan adanya perubahan tersebut, reshuffle ketujuh tidak hanya menyangkut kabinet, tetapi juga sejumlah posisi strategis pemerintahan dan lembaga negara.
Mengapa Reshuffle Perlu Dicermati?
Pergantian pejabat merupakan bagian dari kewenangan presiden dalam mengelola pemerintahan. Namun, bagi masyarakat, setiap perubahan tentu menarik untuk dilihat dari sisi kesinambungan kebijakan, efektivitas pemerintahan, dan dampaknya terhadap pelayanan publik.
Apalagi, reshuffle dilakukan berulang kali dalam periode pemerintahan yang relatif singkat.
Presiden Prabowo sendiri pada September 2026 pernah menyatakan bahwa anggota kabinet sudah memiliki waktu yang cukup untuk membuktikan kinerja mereka dan tidak menutup kemungkinan adanya evaluasi maupun reshuffle. (detiknews)
Karena itu, publik dapat mengikuti bukan hanya proses pelantikannya, tetapi juga perkembangan kinerja pejabat setelah menduduki posisi baru.
Tujuh Reshuffle, Apa yang Perlu Dikawal Publik?
Deretan perubahan kabinet tersebut memberikan sejumlah hal yang dapat menjadi perhatian masyarakat.
Pertama, kesinambungan program pemerintah. Pergantian pejabat di kementerian strategis perlu diikuti dengan kejelasan mengenai keberlanjutan program yang sedang berjalan.
Kedua, target pembangunan. Masyarakat dapat melihat apakah perubahan kepemimpinan di kementerian mampu diterjemahkan menjadi kebijakan dan hasil yang terukur.
Ketiga, pelayanan publik. Pada akhirnya, ukuran yang dapat dirasakan masyarakat adalah bagaimana pelayanan pemerintah berjalan setelah pergantian pejabat.
Keempat, transparansi alasan pergantian. Informasi mengenai keputusan reshuffle penting disampaikan secara jelas agar masyarakat dapat memahami konteks perubahan tersebut.
Mari Ikuti Perkembangan Kabinet Prabowo-Gibran
Tujuh kali reshuffle dalam periode pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi bagian dari dinamika politik dan administrasi pemerintahan yang patut dicermati.
Namun, angka reshuffle saja belum cukup untuk menyimpulkan berhasil atau tidaknya sebuah pemerintahan.
Mari ikuti perkembangan kabinet secara kritis, tetapi tetap berdasarkan data dan informasi yang terverifikasi. Masyarakat dapat melihat bagaimana pejabat baru menjalankan tugas, bagaimana kebijakan dilanjutkan atau diubah, serta apa dampaknya bagi masyarakat.
Pada akhirnya, yang paling penting bukan sekadar siapa yang masuk dan siapa yang keluar, melainkan bagaimana setiap pergantian tersebut diterjemahkan menjadi pemerintahan yang efektif dan kebijakan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Artikel
Focus Keyword: Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran
Title: Dalam 2 Tahun Sudah 7 Kali, Ini Deretan Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran
Meta Description: Pemerintahan Prabowo-Gibran tercatat sudah tujuh kali melakukan reshuffle sejak Februari 2025 hingga Oktober 2026. Simak deretan perombakan dan pejabat yang berganti.
Slug: 7-kali-reshuffle-kabinet-prabowo-gibran
Kata Kunci Terkait:
reshuffle kabinet Prabowo Gibran
reshuffle kabinet 2026
kabinet Prabowo terbaru
Kabinet Merah Putih
Prabowo reshuffle kabinet
Gibran Rakabuming Raka
menteri Prabowo
pergantian menteri
reshuffle Oktober 2026
reshuffle September 2026
Kapolri baru 2026
Suyudi Ario Seto
Arrmanatha Nasir
Bahlil Lahadalia
Sugiono
politik Indonesia terbaru
berita politik terbaru
Tag
Prabowo Subianto, Gibran Rakabuming Raka, Reshuffle Kabinet, Kabinet Merah Putih, Menteri Prabowo, Pergantian Menteri, Politik Indonesia, Politik Nasional, Suyudi Ario Seto, Kapolri, Arrmanatha Nasir, Bahlil Lahadalia, Sugiono, Berita Politik, Berita Nasional, Berita Terkini
Hashtag
#PrabowoSubianto #GibranRakabuming #PrabowoGibran #ReshuffleKabinet #ReshuffleKabinetPrabowo #KabinetMerahPutih #KabinetPrabowo #MenteriPrabowo #PergantianMenteri #Reshuffle2026 #ReshuffleOktober2026 #PolitikIndonesia #PolitikNasional #BeritaPolitik #InfoPolitik #BeritaNasional #BeritaTerkini #SuyudiArioSeto #Kapolri #KapolriBaru #ArrmanathaNasir #BahlilLahadalia #Sugiono #PemerintahanPrabowo #Indonesia2026 #KabarPolitik #InfoTerkini