JAKARTA – Kabar mengenai Haji Isam bakal mengakuisisi saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ramai beredar di media sosial. Namun, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) secara tegas membantah informasi tersebut.
EVP Corporate Communications & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menyatakan bahwa informasi mengenai rencana aksi korporasi tertentu terhadap BCA yang dikaitkan dengan Haji Isam tidak benar. (Investor.id)
Bagi masyarakat dan investor, perkembangan ini penting dicermati agar tidak langsung mempercayai kabar aksi korporasi yang beredar di media sosial tanpa melakukan verifikasi.
BCA Tegaskan Isu Akuisisi Haji Isam Tidak Benar
BCA memberikan klarifikasi setelah muncul informasi di media sosial yang menyebut pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam akan mengambil alih saham BCA.
Hera mengimbau masyarakat dan nasabah agar mendapatkan informasi mengenai BCA melalui kanal resmi perusahaan maupun media yang kredibel. BCA juga menegaskan bahwa operasional perseroan tetap berlandaskan prinsip kehati-hatian, integritas, dan regulasi yang berlaku. (ANTARA News)
Dengan demikian, sampai klarifikasi tersebut disampaikan, tidak ada informasi resmi dari BCA yang menyatakan Haji Isam akan mengakuisisi BBCA.
Rumor Muncul Setelah Transaksi Jhonlin di Bayan Resources
Spekulasi mengenai BCA muncul setelah kelompok usaha yang terafiliasi dengan Haji Isam melakukan aksi korporasi di sektor pertambangan.
Melalui PT Jhonlin Baratama, Haji Isam menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat dengan Low Tuck Kwong dan Elaine Low pada 16 September 2026 terkait rencana pengalihan sekitar 10 miliar saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) atau sekitar 30 persen saham beredar. (Rmol.id)
Transaksi tersebut kemudian memunculkan berbagai spekulasi di media sosial, termasuk narasi bahwa setelah masuk ke BYAN, Haji Isam akan mengincar saham BCA.
Namun, transaksi BYAN dan isu akuisisi BCA merupakan dua informasi yang berbeda.
Jangan Samakan Aksi Korporasi BYAN dengan BBCA
Langkah Jhonlin Baratama terkait BYAN memang telah diberitakan melalui mekanisme keterbukaan informasi. Sementara itu, kabar mengenai rencana akuisisi BCA oleh Haji Isam justru telah dibantah oleh manajemen BCA.
Hal tersebut perlu diperhatikan terutama oleh investor dan masyarakat yang mengikuti perkembangan pasar modal.
Informasi mengenai aksi korporasi perusahaan terbuka sebaiknya tidak hanya bersumber dari unggahan media sosial. Investor dapat mengecek keterbukaan informasi dan pengumuman resmi emiten sebelum mengambil kesimpulan.
Bagaimana Kondisi Kepemilikan BCA?
Berdasarkan informasi yang disampaikan BCA melalui ANTARA, kepemilikan saham BCA masih didominasi PT Dwimuria Investama Andalan (DIA) dengan 67,73 miliar saham atau sekitar 54,94 persen.
Sementara saham masyarakat tercatat sekitar 44,64 persen. (ANTARA News)
ANTARA juga melaporkan adanya perubahan pada tingkat pengendali terakhir PT DIA setelah meninggalnya Bambang Hartono. Robert Budi Hartono kemudian menjadi pemegang saham pengendali terakhir BCA, dengan kepemilikan Robert di PT DIA tetap 51 persen. (ANTARA News)
Data tersebut menjadi konteks penting ketika muncul rumor mengenai pihak lain yang disebut akan mengambil alih BCA.
Saham BBCA Tetap Jadi Perhatian Investor
Isu akuisisi tersebut muncul di tengah perhatian investor terhadap saham BBCA.
Menurut laporan Kontan, pada perdagangan Jumat, 25 September 2026, saham BBCA ditutup di level Rp6.250 per saham, naik 0,40 persen dari posisi sebelumnya. Namun, dalam sepekan saham tersebut masih terkoreksi 0,79 persen, sedangkan secara year to date (YTD) tercatat turun 22,60 persen. (kontan.co.id)
Pergerakan harga saham merupakan informasi pasar yang berbeda dari rumor aksi korporasi. Karena itu, investor perlu memisahkan antara data perdagangan saham, informasi resmi perusahaan, dan spekulasi yang beredar di media sosial.
Haji Isam dan Jhonlin Sebelumnya Masuk Radar Pasar Lewat BYAN
Nama Haji Isam memang tengah menjadi perhatian pasar setelah PT Jhonlin Baratama berencana mengambil 30 persen saham BYAN.
Investor.id sebelumnya melaporkan aksi tersebut sebagai salah satu perkembangan penting di BYAN. (Investor.id)
Namun, fakta adanya transaksi atau rencana transaksi pada satu perusahaan tidak otomatis membuktikan adanya rencana akuisisi pada perusahaan lain.
Inilah alasan pentingnya melihat setiap informasi berdasarkan dokumen dan pengumuman resmi.
Masyarakat Diminta Tidak Terburu-buru Percaya Rumor
BCA telah memberikan klarifikasi bahwa informasi mengenai rencana aksi korporasi yang dikaitkan dengan Haji Isam tidak benar. Kuasa hukum Jhonlin Group juga dilaporkan membantah kabar tersebut dan meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang tidak memiliki sumber resmi. (inilah.com)
Karena itu, mari lebih cermat menyaring informasi ekonomi dan pasar modal. Jangan hanya melihat judul atau unggahan yang viral, tetapi periksa siapa yang menyampaikan informasi, apakah terdapat keterbukaan informasi, serta bagaimana tanggapan resmi perusahaan yang bersangkutan.
Kesimpulan
BCA membantah kabar bahwa Haji Isam akan mengakuisisi saham BBCA. Rumor tersebut mencuat di media sosial setelah Jhonlin Group melakukan aksi korporasi terkait saham Bayan Resources (BYAN).
Untuk saat ini, informasi mengenai akuisisi BCA oleh Haji Isam bukan merupakan informasi resmi BCA dan telah dibantah manajemen. (ANTARA News)
Mari cek informasi dari sumber resmi sebelum mempercayai atau menyebarkan kabar mengenai aksi korporasi, terutama yang berkaitan dengan saham dan perusahaan terbuka.
🔎 Artikel
Focus Keyword:
BCA diakuisisi Haji Isam
Title:
BCA Bantah Kabar Diakuisisi Haji Isam, Ini Fakta Terbarunya
Meta Description:
BCA membantah kabar Haji Isam bakal mengakuisisi saham BBCA yang beredar di media sosial. Simak klarifikasi BCA dan kaitannya dengan transaksi BYAN.
Slug:bca-bantah-diakuisisi-haji-isam
Kata Kunci Terkait:
BCA diakuisisi Haji Isam
Haji Isam akuisisi BCA
Haji Isam beli saham BCA
saham BBCA
BBCA
Bank Central Asia
BCA terbaru
Haji Isam
Jhonlin Group
Jhonlin Baratama
Bayan Resources
saham BYAN
akuisisi BCA
rumor akuisisi BCA
saham BCA
berita saham terbaru
berita ekonomi terbaru
pasar modal Indonesia
saham BBCA hari ini
aksi korporasi BCA
🏷️ Tags
BCA, BBCA, Bank Central Asia, Haji Isam, Andi Syamsuddin Arsyad, Jhonlin Group, Jhonlin Baratama, Bayan Resources, BYAN, Saham BCA, Saham BBCA, Akuisisi BCA, Rumor Akuisisi, Aksi Korporasi, Pasar Modal, Bursa Efek Indonesia, BEI, Investor, Investasi Saham, Berita Ekonomi, Berita Bisnis, Berita Saham, Ekonomi Indonesia
#️⃣ Hashtag
#BCA #BBCA #BankCentralAsia #HajiIsam #AndiSyamsuddinArsyad #JhonlinGroup #JhonlinBaratama #BayanResources #BYAN #SahamBCA #SahamBBCA #AkuisisiBCA #RumorAkuisisi #AksiKorporasi #PasarModal #BEI #BursaEfekIndonesia #InvestasiSaham #InvestorIndonesia #SahamIndonesia #BeritaSaham #BeritaEkonomi #BeritaBisnis #EkonomiIndonesia #InfoInvestasi #InfoEkonomi #BeritaTerkini #PasarSaham #BBCA2026 #BCA2026
