Mak Denok Demo Bareng Mahasiswa di Cirebon: "Prabowo, Kami Tidak Butuh MBG, Kami Butuh Pendidikan Gratis"


CIREBON – Aksi demonstrasi yang digelar mahasiswa bersama sejumlah elemen masyarakat di depan Gedung DPRD Kota Cirebon, Senin (15/6/2026), menghadirkan berbagai aspirasi terkait kondisi sosial, ekonomi, dan pendidikan. Salah satu sosok yang menjadi perhatian publik dalam aksi tersebut adalah seorang ibu rumah tangga yang akrab disapa Mak Denok.

Perempuan berkerudung hitam yang mengaku berasal dari wilayah Cirebon Timur itu tampil menyampaikan orasi di tengah ribuan peserta aksi. Dengan menggunakan pengeras suara, Mak Denok mengungkapkan kegelisahannya terhadap berbagai persoalan yang menurutnya masih dihadapi masyarakat, khususnya kalangan keluarga dan ibu rumah tangga.

Mak Denok Soroti Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Dalam orasinya, Mak Denok secara khusus menyinggung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah pusat.

Dengan nada emosional dan sempat menahan tangis, ia menyampaikan bahwa masih banyak keluarga yang kesulitan memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka. Menurutnya, pemerintah perlu memberikan perhatian lebih besar terhadap akses pendidikan yang terjangkau dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Untuk saat ini, banyak anak yang tidak bisa meneruskan pendidikan. Kami tidak butuh MBG. Prabowo, saya tidak butuh MBG," teriak Mak Denok di hadapan massa aksi.

Pernyataan tersebut langsung mendapat respons dari para peserta demonstrasi yang mayoritas berasal dari kalangan mahasiswa dan masyarakat sipil.

Pendidikan dan Kebutuhan Pokok Jadi Sorotan

Mak Denok menilai bahwa tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini masih cukup berat. Ia berharap pemerintah dapat memprioritaskan kebijakan yang berkaitan dengan pendidikan, harga kebutuhan pokok, serta perlindungan sosial bagi masyarakat.

Menurutnya, banyak ibu rumah tangga yang masih mampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara mandiri. Oleh karena itu, ia berpendapat bahwa program bantuan pangan bukan menjadi kebutuhan paling mendesak bagi sebagian masyarakat.

"Kami hanya butuh perlindungan, pendidikan murah, sandang pangan murah. Kami hanya butuh kenyamanan untuk anak cucu kami. Yang dibutuhkan pendidikan gratis," ujarnya.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu momen yang paling banyak diperbincangkan selama aksi berlangsung.

Harapan Emak-Emak untuk Pemerintah

Usai menyampaikan orasi, Mak Denok kembali menegaskan harapannya agar pemerintah melakukan evaluasi terhadap berbagai kebijakan yang dinilai belum sepenuhnya menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia mengaku berbicara sebagai representasi keresahan sebagian kalangan ibu rumah tangga yang merasakan langsung dampak kondisi ekonomi saat ini.

"Kami dari pihak emak-emak yang sangat merasakan dengan kebijakan pemerintah yang tidak jelas," katanya kepada wartawan.

Mak Denok berharap anggaran negara dapat diarahkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pendidikan, membuka akses pendidikan yang lebih luas, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat.

Demonstrasi Mahasiswa di DPRD Kota Cirebon

Aksi demonstrasi yang berlangsung di depan Gedung DPRD Kota Cirebon tersebut diikuti oleh mahasiswa dari berbagai kampus serta sejumlah elemen masyarakat.

Selain menyampaikan aspirasi terkait program pemerintah, massa aksi juga membawa berbagai tuntutan mengenai pendidikan, kesejahteraan sosial, ekonomi rakyat, hingga kebijakan publik yang dianggap perlu mendapat perhatian lebih lanjut dari pemerintah.

Demonstrasi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan menjadi salah satu agenda penyampaian aspirasi publik yang menyita perhatian masyarakat Cirebon.

Aspirasi Publik dan Dinamika Demokrasi

Pengamat sosial menilai bahwa penyampaian aspirasi oleh masyarakat merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang sehat. Berbagai pandangan yang muncul dalam aksi tersebut mencerminkan beragam kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap arah kebijakan pemerintah.

Kehadiran Mak Denok dalam aksi mahasiswa menunjukkan bahwa isu pendidikan, kesejahteraan keluarga, dan kebutuhan pokok masih menjadi perhatian utama sebagian masyarakat. Aspirasi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam proses evaluasi dan perumusan kebijakan publik ke depan.

Posting Komentar untuk "Mak Denok Demo Bareng Mahasiswa di Cirebon: "Prabowo, Kami Tidak Butuh MBG, Kami Butuh Pendidikan Gratis""

Admin
Selamat datang di Arsyafin Production, silahkan kirimkan detail kebutuhan Anda?