Disdik Jabar Terapkan Pemetaan Minat Berbasis Digital untuk SPMB SMA, SMK, dan MA 2026
BANDUNG, JAWA BARAT – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar resmi memulai tahapan awal Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SMA, SMK, dan MA. Tahun ini, proses penerimaan siswa baru dilakukan dengan pendekatan digital melalui sistem pemetaan minat berbasis akun daring yang wajib dimiliki seluruh lulusan SMP dan MTs di Jawa Barat.
Tahapan awal SPMB Jabar 2026 akan dimulai pada akhir Mei. Untuk program Sekolah Manusia Unggul (Maung) di SMAN dan SMKN, pemetaan minat dijadwalkan mulai 25 Mei 2026. Sementara jalur reguler SMA, SMK, dan MA dimulai pada 29 Mei 2026.
Kebijakan tersebut menjadi langkah strategis Pemprov Jabar dalam memastikan seluruh lulusan SMP dan MTs tetap melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah.
Seluruh Lulusan SMP dan MTs Wajib Memiliki Akun Digital
Kepala Disdik Jabar, Purwanto, menegaskan bahwa seluruh siswa lulusan SMP dan MTs wajib memiliki akun digital untuk mengikuti proses pemetaan peminatan sekolah.
Menurut data Disdik Jabar, jumlah lulusan SMP dan MTs tahun 2026 mencapai 826.996 siswa. Sementara total daya tampung SMA, SMK, dan MA di Jawa Barat mencapai 909.183 kursi.
“Semua 826 ribu lulusan di Jawa Barat ini harus mempunyai akun masing-masing,” ujar Purwanto dalam keterangannya.
Distribusi akun digital kepada siswa dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 22 Mei 2026. Setelah akun diterima, siswa dapat mulai mengakses sistem dan melakukan penginputan minat sekolah tujuan secara mandiri.
Pemetaan Minat Jadi Fokus Utama SPMB Jabar 2026
Disdik Jabar menilai tantangan utama dalam pelaksanaan SPMB bukan sekadar ketersediaan kursi sekolah, tetapi juga distribusi peserta didik, faktor jarak, hingga pemetaan minat siswa.
Sistem berbasis digital ini diharapkan mampu memetakan pilihan siswa secara lebih akurat dan mempermudah pengawasan proses penerimaan murid baru di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.
Selain itu, kebijakan ini juga menjadi bagian dari transformasi digital pendidikan di Jawa Barat yang didorong oleh Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.
Pemerintah menargetkan seluruh lulusan SMP dan MTs sudah terdata untuk melanjutkan pendidikan paling lambat pertengahan Juni 2026.
Jadwal Lengkap SPMB Jawa Barat 2026
Berikut timeline penting pelaksanaan SPMB Jabar 2026:
18–22 Mei 2026
Distribusi akun digital bagi lulusan SMP dan MTs
25 Mei 2026
Pemetaan peminatan untuk SPMB Sekolah Manusia Unggul (Maung)
29 Mei 2026
Pemetaan peminatan untuk SPMB reguler SMA, SMK, dan MA
Disdik Jabar Bentuk TMO di Setiap Kabupaten dan Kota
Untuk memastikan seluruh tahapan berjalan lancar, Disdik Jabar juga akan membentuk Team Management Office (TMO) di setiap kabupaten dan kota.
Tim tersebut melibatkan unsur:
- Dinas Pendidikan
- Cabang Dinas Pendidikan
- Kementerian Agama
- MKKS SMP
- Kelompok Kerja Madrasah (KKM)
TMO bertugas memastikan seluruh proses pendataan, pemetaan minat, dan distribusi informasi berjalan efektif hingga tingkat daerah.
Pemprov Jabar Fokus Tekan Angka Putus Sekolah
Selain fokus pada proses penerimaan siswa baru, Disdik Jabar juga akan mendata siswa yang tidak melanjutkan pendidikan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada anak usia sekolah di Jawa Barat yang terputus pendidikan.
Dengan penerapan sistem digital dan pemetaan minat berbasis akun, Pemprov Jabar berharap pelaksanaan SPMB 2026 berjalan lebih transparan, terukur, dan merata di seluruh wilayah Jawa Barat.
Posting Komentar untuk "SPMB Jabar 2026 Dimulai Akhir Mei, Seluruh Siswa Wajib Punya Akun Digital"