Arsyafin Production

Vendor Cirebon - Vendor Produksi Cirebon
Negara kaya yang pura-pura miskin, 90 persen rumah tangga memiliki mobil bahkan tidak ada tunawisma

Negara kaya yang pura-pura miskin, 90 persen rumah tangga memiliki mobil bahkan tidak ada tunawisma

Disebut pura-pura miskin, negara Oman yang terletak di tepi timur Semenanjung Arab dan berbatasan dengan Uni Emirat Arab, ternyata sangat kaya.

Bahkan 90% rumah tangga di Oman memiliki kendaraan roda empat atau mobil, hingga terlihat tidak ada tunawisma atau pengemis di sana.

Dikutip oleh Hops.ID melalui channel YouTube Doczon, menjelaskan “Oman merupakan sebuah negara yang bertetangga dengan Uni Emirat Arab dan terletak di ujung timur Semenanjung Arab”.

“Dua negara ini dikenal memiliki ekonomi yang sangat bergantung pada sumber daya. Kendati demikian perbedaan signifikan antara dua negara ini terletak pada pendekatan mereka terhadap kemakmuran,” jelasnya.

“Uni Emirat Arab menekankan kemakmuran pada kota-kota seperti Dubai dan Abu Dhabi yang terkenal dengan gedung pencakar langit megah seperti Burj Khalifa, kehidupan warga yang glamor mobil-mobil sport dengan harga miliaran, serta hiasan-hiasan mewah yang gemerlap,” lanjutnya.

Hal ini berbeda dengan Oman, meskipun negara yang kaya dan sangat bergantung pada sumber daya alam seperti gas dan minyak, tetapi memiliki kecenderungan untuk menjaga kesederhanaan dan melestarikan nilai-nilai tradisional dalam kehidupan sehari-hari.

Oman lebih mengutamakan keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan gaya hidup yang sederhana, yang tercermin dalam pendekatan pembangunan yang berkelanjutan serta apresiasi terhadap harmoni antara warisan budaya tradisional dengan unsur-unsur modernitas.

Oman telah mengambil langkah tegas untuk memelihara keindahan alam dan lanskapnya. Keputusan ini terwujud dalam ketiadaan gedung pencakar langit yang menjulang tinggi.

Sultan Oman yang telah meninggal, Sultan Qaboos, dikenal sebagai seorang yang peduli terhadap lingkungan.

Ketika memimpin, dia memiliki tekad untuk menjaga keindahan alam Oman dan menghindari dampak buruk yang ditimbulkan oleh bangunan tinggi yang mencolok.

Sultan Qaboos berpendapat bahwa bangunan-bangunan tinggi hanya akan dinikmati oleh masyarakat kelas menengah ke atas, sehingga dapat memperburuk ketidaksetaraan sosial dan ekonomi.

Oman berkeinginan untuk menghadirkan arsitektur yang lebih simpel, asli, dan alami yang membedakannya dari banyak kota besar di negara-negara Timur Tengah seperti Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Arab Saudi yang memiliki banyak bangunan tinggi di kota-kota mereka.


style="display:inline-block;width:728px;height:90px"
data-ad-client="ca-pub-4037979888176606"
data-ad-slot="1551790204">

"Follow akun sosmed kami! Dapatkan penawaran menarik dan produk-produk terbaru kami." ????

We don’t spam! Read our [link]privacy policy[/link] for more info.



style="display:inline-block;width:728px;height:90px"
data-ad-client="ca-pub-4037979888176606"
data-ad-slot="1551790204">



style="display:inline-block;width:728px;height:90px"
data-ad-client="ca-pub-4037979888176606"
data-ad-slot="1551790204">

"Follow akun sosmed kami! Dapatkan penawaran menarik dan produk-produk terbaru kami." ????

We don’t spam! Read our [link]privacy policy[/link] for more info.



style="display:inline-block;width:728px;height:90px"
data-ad-client="ca-pub-4037979888176606"
data-ad-slot="1551790204">

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
Telegram
WhatsApp
FbMessenger
×

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× Contact Person