Arsyafin Production

Vendor Cirebon - Vendor Produksi Cirebon
Gedung BAT Cirebon Akan Berubah Menjadi BAT Town Square

Gedung BAT Cirebon Akan Berubah Menjadi BAT Town Square

Buat kalian yang sering melewati Jalan Pasuketan, Kota Cirebon, tentu tidak asing dengan Gedung British American Tobacco (BAT). Bangunan ini kerap dijadikan tempat nongkrong pada sore atau malam hari.
Gedung British American Tobacco Cirebon dibangun pada 1924. Informasi ini terpampang jelas di depan bangunan tersebut yang bertuliskan “Anno 1924 M”. Mulanya, gedung BAT dimiliki sebuah perseroan bernama Indo Egyptian Cigarettes Company. Namun, pada 1924, gedung tersebut diakuisisi British American Tobacco yang merupakan perusahaan tembakau asal Inggris.

Budayawan Cirebon Jajat Sudrajat mengatakan gedung British American Tobacco terbagi menjadi empat bagian. “Pertama yang menempel ke jalan talang itu JJ Misel, kedua yang tengah bernama BA, ketiga paling kiri yang dekat dengan perizinan itu komplek pergudangan dan keempat adalah yang dulunya kantor polisi pelabuhan,” tutur Jajat kepada detikJabar, belum lama ini.

Dalam perkembangannya, bisnis rokok British American Tobacco berjalan dengan baik. Namun, ketika Perang Dunia II, pabrik tersebut sempat berhenti beroperasi ditambah dengan adanya tentara Jepang yang mengambil aset gedung BAT. Kondisi seperti ini berakhir ketika perang selesai, tepatnya pada 1949.

Tak lama, produksi rokok di pabrik ini kembali ‘hidup’ dengan nama yang berubah yaitu British American Tobacco Manufacture (Indonesia) Limited. Beberapa merek rokok ternama diproduksi di tempat ini.

Pada 2010, Gedung BAT Cirebon terpaksa berhenti beroperasi dan dipindahkan ke Malang, Jawa Timur. Sejak saat itu gedung BAT Cirebon menjadi bangunan kosong tetapi memiliki nilai sejarah tinggi.

Jajat mengatakan saat ini Gedung BAT sudah memiliki pemilik baru. Dia seorang putra asli Cirebon bernama Wirasena. Rencananya Gedung BAT bakal dibuat Town Square atau pusat perbelanjaan paling lengkap di Kota Cirebon.

“BAT Town Square namanya, rencananya akan launching sekitar bulan Agustus yang bertepatan dengan 100 tahun gedung BAT,” kata Jajat.

“Sebagai budayawan simpel yang penting secara keinginan pemilik gedung terpenuhi tetapi secara undang-undang cagar budaya dapat terselamatkan, meskipun nantinya akan jadi pusat perbelanjaan namun identitas sebagai cagar budaya tidak hilang,” sambung Jajat.

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
Telegram
WhatsApp
FbMessenger

Eksplorasi konten lain dari Arsyafin Production

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

×

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× Contact Person