CIREBON – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi memulai pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan, Kota Cirebon, Jawa Barat, melalui groundbreaking atau peletakan batu pertama pada Kamis, 17 September 2026.
Proyek tersebut merupakan bagian dari Integrated Fishing Ports (IFP) and International Fish Markets (IFM) Project Phase-I yang diarahkan untuk mengubah PPN Kejawanan menjadi pelabuhan perikanan yang lebih modern, terintegrasi, dan bertaraf internasional. (ANTARA News)
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono hadir dalam kegiatan groundbreaking tersebut. Pengembangan Kejawanan juga diproyeksikan menjadi salah satu model pembenahan pelabuhan perikanan di Indonesia.
Investasi Pengembangan PPN Kejawanan Capai Rp496 Miliar
Pengembangan PPN Kejawanan membutuhkan anggaran sekitar Rp496 miliar. Berdasarkan keterangan KKP melalui ANTARA, pekerjaan konstruksi berlangsung selama 730 hari, mulai Agustus 2026 hingga Agustus 2028.
Pelabuhan tersebut ditargetkan dapat beroperasi pada 2028 setelah rangkaian pembangunan selesai. (ANTARA News)
Dengan investasi tersebut, pemerintah tidak hanya melakukan penambahan kapasitas pelabuhan, tetapi juga menata kawasan agar lebih modern dan terintegrasi dengan aktivitas perikanan, industri, serta pariwisata.
Kapasitas Kapal Naik dari 241 Menjadi 500 Unit
Salah satu target utama proyek ini adalah meningkatkan kemampuan PPN Kejawanan dalam melayani kapal nelayan.
Saat ini kapasitas pelayanan berada di kisaran 241 unit kapal. Setelah pengembangan selesai, kapasitas tersebut diproyeksikan meningkat menjadi 500 unit kapal. (ANTARA News)
Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan dapat memperkuat aktivitas perikanan tangkap di Cirebon sekaligus memberikan ruang lebih besar bagi aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sektor kelautan dan perikanan.
Produksi Ikan Ditargetkan Meningkat
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Lotharia Latif menyampaikan bahwa produksi perikanan tangkap di PPN Kejawanan diproyeksikan meningkat dari sekitar 5.600 ton menjadi 32.000 ton per tahun. (ANTARA News)
Angka tersebut merupakan target/proyeksi setelah pengembangan, bukan produksi yang telah terealisasi saat ini.
Peningkatan produksi tersebut diharapkan berjalan seiring dengan bertambahnya kapasitas kapal dan peningkatan fasilitas pelabuhan.
Serapan Tenaga Kerja Diproyeksikan Capai 8.000 Orang
Dampak lain yang diproyeksikan dari pengembangan PPN Kejawanan adalah peningkatan kesempatan kerja.
KKP memperkirakan jumlah tenaga kerja yang dapat ditampung meningkat dari sekitar 2.900 orang menjadi 8.000 orang setelah pengembangan pelabuhan selesai. (ANTARA News)
Peningkatan aktivitas kapal, pengolahan ikan, distribusi hasil perikanan, hingga fasilitas pendukung kawasan menjadi bagian dari ekosistem yang diharapkan berkembang di PPN Kejawanan.
PNBP Ditargetkan Naik Menjadi Rp53 Miliar
Pengembangan pelabuhan juga memiliki target terhadap peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor kelautan dan perikanan.
KKP memproyeksikan PNBP meningkat dari sekitar Rp15 miliar menjadi Rp53 miliar. (ANTARA News)
Target tersebut menjadi salah satu indikator ekonomi yang diharapkan muncul dari peningkatan kapasitas dan produktivitas PPN Kejawanan.
KKP Ingin Kejawanan Menjadi Pelabuhan Bertaraf Internasional
Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono mengatakan PPN Kejawanan diarahkan menjadi pelabuhan perikanan bertaraf internasional.
Menurut Trenggono, pembangunan sarana dan prasarana yang lebih baik diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk perikanan sehingga memiliki daya saing di pasar internasional. (ANTARA News)
Ia juga menyebut pengembangan PPN Kejawanan sebagai bagian dari reformasi pelabuhan perikanan di Indonesia.
Konsep yang dikembangkan tidak hanya menempatkan pelabuhan sebagai lokasi pendaratan dan pelelangan ikan, tetapi juga mengintegrasikannya dengan sektor pariwisata dan kawasan industri. (ANTARA News)
Kawasan Pelabuhan Akan Ditata Lebih Modern dan Bersih
Pengembangan PPN Kejawanan juga diarahkan pada penataan kawasan.
KKP menyebut pembangunan akan mencakup fasilitas seperti instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan penataan kawasan industri. Penataan kapal yang bersandar juga menjadi bagian dari pembenahan pelabuhan. (ANTARA News)
Konsep tersebut dimaksudkan untuk menciptakan kawasan pelabuhan yang lebih tertata sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata.
Nelayan Cirebon Akan Mendapat Fasilitas Pengolahan Ikan
Pemerintah Kota Cirebon menyebut pengembangan PPN Kejawanan juga akan dilengkapi dengan Unit Pengolahan Ikan (UPI) yang diperuntukkan bagi nelayan dan pelaku UMKM pengolahan ikan.
Selain UPI, kawasan tersebut direncanakan memiliki tambahan Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Nelayan (SPBN). Dengan tambahan tersebut, PPN Kejawanan nantinya diproyeksikan memiliki dua SPBN. (ANTARA News Jawa Barat)
Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan nelayan setelah kapasitas pelabuhan meningkat.
Akses dari Gerbang Tol Menuju Kejawanan Ikut Ditata
Pengembangan PPN Kejawanan juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan Pemprov Jabar akan mendukung penataan infrastruktur dari gerbang tol menuju PPN Kejawanan, termasuk jalan dan trotoar.
Penataan tersebut masuk dalam rencana pembangunan infrastruktur Pemprov Jawa Barat pada 2027, dengan perhatian terhadap jalan, trotoar, penerangan, dan kebersihan kawasan. (ANTARA News)
Dengan demikian, pembangunan PPN Kejawanan tidak hanya menyentuh fasilitas di dalam kawasan pelabuhan, tetapi juga konektivitas menuju kawasan tersebut.
Balai Besar Penangkapan Ikan Semarang Akan Dipindahkan ke Cirebon
Pengembangan PPN Kejawanan juga membawa rencana pemindahan Balai Besar Penangkapan Ikan (BBPI) dari Semarang ke kawasan PPN Kejawanan.
KKP menyebut kondisi BBPI di Semarang sudah tidak ideal dan kawasan tersebut juga menghadapi persoalan banjir pasang laut atau rob. (ANTARA News)
Nantinya, keberadaan BBPI di kawasan Kejawanan diharapkan dapat mendukung pengembangan aktivitas perikanan tangkap di kawasan tersebut.
Target Besar PPN Kejawanan Cirebon
Berikut sejumlah target utama pengembangan PPN Kejawanan:
| Indikator | Kondisi Awal | Target |
|---|---|---|
| Kapasitas kapal | 241 unit | 500 unit |
| Produksi ikan | 5.600 ton/tahun | 32.000 ton/tahun |
| Tenaga kerja | 2.900 orang | 8.000 orang |
| PNBP | Rp15 miliar | Rp53 miliar |
| Durasi konstruksi | — | 730 hari |
| Target operasi | — | 2028 |
| Nilai proyek | — | ±Rp496 miliar |
Data target produksi 32.000 ton per tahun dan durasi konstruksi mengacu pada keterangan Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP yang dikutip ANTARA. (ANTARA News)
Catatan soal angka anggaran
Laporan ANTARA yang berbeda pada hari yang sama memuat angka pembiayaan Rp459 miliar dalam keterangan Menteri KKP, sementara laporan mengenai proyek pengembangan secara keseluruhan menyebut sekitar Rp496 miliar. Karena itu, artikel ini menggunakan angka Rp496 miliar sebagai nilai proyek sebagaimana tercantum dalam informasi utama KKP/ANTARA mengenai pengembangan PPN Kejawanan. (ANTARA News)
Kejawanan Disiapkan Jadi Pusat Perikanan Modern Cirebon
Peletakan batu pertama pada 17 September 2026 menandai dimulainya tahap pembangunan fisik proyek pengembangan PPN Kejawanan.
Jika seluruh target pembangunan terealisasi, kawasan ini akan memiliki kapasitas pelayanan kapal yang lebih besar, fasilitas pengolahan ikan, tambahan SPBN, penataan kawasan industri, serta konektivitas yang lebih baik.
Pemerintah juga menempatkan PPN Kejawanan sebagai bagian dari upaya membangun pelabuhan perikanan yang terintegrasi dengan perikanan, industri, dan pariwisata. (ANTARA News)
Dengan target beroperasi pada 2028, perkembangan proyek PPN Kejawanan akan menjadi perhatian masyarakat Cirebon, khususnya nelayan, pelaku usaha perikanan, UMKM, sektor industri, hingga pelaku pariwisata.
Disclaimer: Artikel ini disusun berdasarkan informasi yang diberikan serta hasil verifikasi terhadap laporan ANTARA yang terbit pada 17 September 2026. Angka kapasitas, produksi, tenaga kerja, PNBP, dan waktu penyelesaian merupakan target atau proyeksi proyek. Realisasinya dapat berubah sesuai perkembangan pembangunan dan kebijakan pemerintah.
Artikel
Focus Keyword:
PPN Kejawanan Cirebon
Judul :
KKP Resmikan Groundbreaking Pengembangan PPN Kejawanan Cirebon, Proyek Rp496 Miliar
Meta Description:
KKP resmikan groundbreaking pengembangan PPN Kejawanan Cirebon. Proyek sekitar Rp496 miliar menargetkan kapasitas 500 kapal dan operasi 2028.
Slug:kkp-groundbreaking-pengembangan-ppn-kejawanan-cirebon
Kata Kunci Terkait:
KKP Cirebon
PPN Kejawanan Cirebon
Pelabuhan Kejawanan Cirebon
groundbreaking PPN Kejawanan
pembangunan Pelabuhan Kejawanan
pelabuhan perikanan internasional
pelabuhan perikanan Cirebon
proyek Kejawanan Cirebon
nelayan Cirebon
perikanan Cirebon
investasi PPN Kejawanan
Pelabuhan Kejawanan 2028
Kategori: Cirebon, Jawa Barat, Nasional, Ekonomi, Perikanan
Tags:
PPN Kejawanan, Cirebon, KKP, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pelabuhan Kejawanan, Nelayan Cirebon, Perikanan, Pelabuhan Internasional, Ekonomi Cirebon, Jawa Barat, Groundbreaking Kejawanan

Posting Komentar untuk "Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Resmikan Groundbreaking Pengembangan PPN Kejawanan Cirebon"