Anggota DPRD DIY Tercatat Desil 4, Lisman: Saya Tidak Pernah Terima Bansos

Anggota DPRD DIY Masuk Desil 4 dan Tercatat Penerima Bansos, Lisman Puja Kesuma Kaget

YOGYAKARTA – Kabar mengenai seorang anggota DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang tercatat dalam Desil 4 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai kelompok yang masuk dalam sasaran bantuan sosial menjadi perhatian publik.

Anggota DPRD DIY dari Fraksi Gerindra, Lisman Puja Kesuma, mengaku terkejut setelah mengetahui namanya tercantum dalam data tersebut. Pasalnya, ia menegaskan tidak pernah mendaftarkan diri sebagai penerima bantuan sosial dan mengaku tidak pernah menerima bansos dari pemerintah. (CNN Indonesia)

Informasi tersebut pertama kali diketahui Lisman pada Senin, 7 September 2026, setelah stafnya memberitahukan bahwa namanya masuk dalam kategori Desil 4. Ia kemudian melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan sekaligus meminta pemutakhiran data. (detikcom)

Lisman Kaget Namanya Masuk Desil 4

Lisman mengatakan dirinya tidak mengetahui bagaimana data pribadinya bisa tercatat dalam kategori tersebut.

Ia menyebut tidak pernah mengajukan diri sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) maupun program bantuan sosial lainnya. Karena itu, masuknya namanya ke dalam Desil 4 membuatnya mempertanyakan proses pendataan yang digunakan pemerintah.

Menurut Lisman, ada kemungkinan data yang digunakan masih merupakan data lama, sebelum dirinya menjabat sebagai anggota DPRD DIY.

Sebelum terjun menjadi anggota legislatif, Lisman diketahui pernah bekerja sebagai buruh kasar. Ia menduga kondisi ekonomi pada masa tersebut kemungkinan masih tercermin dalam basis data yang digunakan saat ini. (warta jogja)

Tidak Pernah Menerima Bansos

Meski tercatat dalam Desil 4, Lisman menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menerima bantuan sosial.

Hal ini menjadi poin penting dalam persoalan tersebut. Status seseorang dalam kategori desil pada basis data sosial ekonomi tidak serta-merta berarti orang tersebut telah menerima bantuan. Dalam kasus Lisman, persoalannya adalah namanya tercatat dalam kategori yang menjadi salah satu basis penentuan sasaran program bantuan.

Karena itu, ia memilih melakukan klarifikasi daripada membiarkan data tersebut tetap tercatat tanpa pembaruan.

Lisman menyatakan bahwa bansos bukan haknya apabila kondisi ekonominya saat ini memang tidak memenuhi kriteria penerima.

Diduga Data Belum Diperbarui

Lisman menduga salah satu penyebab munculnya persoalan tersebut adalah data lama yang belum diperbarui sesuai kondisi terkini.

Ia kemudian berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) di tingkat provinsi maupun kabupaten untuk membahas persoalan tersebut dan mendorong adanya pemutakhiran.

Menurutnya, proses pembaruan data sosial ekonomi memang bukan pekerjaan sederhana. Data yang mencakup jumlah penduduk dalam skala nasional membutuhkan proses verifikasi dan pemutakhiran secara berkelanjutan. (detikcom)

Lisman juga menilai masyarakat memiliki peran dalam mengawal agar data sosial ekonomi benar-benar menggambarkan kondisi sebenarnya.

Apa Itu Desil 4 DTSEN?

Desil merupakan pengelompokan masyarakat berdasarkan kondisi sosial dan ekonomi. Data tersebut digunakan pemerintah sebagai salah satu dasar dalam menentukan sasaran berbagai program bantuan dan perlindungan sosial.

Dalam sistem DTSEN, kondisi ekonomi masyarakat dapat berubah sehingga data juga perlu diperbarui secara berkala. Pemerintah sebelumnya juga menekankan pentingnya pemutakhiran, verifikasi, validasi, serta pemadanan data agar penyaluran program sosial lebih tepat sasaran. (Instagram)

Karena itu, seseorang yang masuk dalam suatu kategori desil tidak boleh langsung disimpulkan sebagai penerima bantuan yang telah menikmati program pemerintah.

Lisman Dorong Data Bansos Lebih Akurat

Persoalan yang dialami Lisman kemudian menjadi sorotan karena menyangkut akurasi data penerima bantuan sosial.

Ia berharap proses pemutakhiran dilakukan secara kolaboratif sehingga data yang digunakan pemerintah benar-benar sesuai dengan keadaan masyarakat saat ini.

Lisman juga mengaku belum mengetahui apakah status Desil 4 dalam datanya sudah berubah. Proses koordinasi dengan pihak terkait masih berjalan. (detikcom)

Kasus ini sekaligus memperlihatkan pentingnya ketepatan data dalam program bantuan sosial. Data yang tidak diperbarui berpotensi menimbulkan persoalan, terutama ketika kondisi sosial ekonomi seseorang telah mengalami perubahan.

Kesimpulan

Masuknya nama anggota DPRD DIY Lisman Puja Kesuma ke Desil 4 DTSEN menjadi perhatian karena ia mengaku tidak pernah mendaftarkan diri maupun menerima bansos.

Lisman menduga persoalan tersebut berkaitan dengan data lama yang belum diperbarui. Ia pun memilih melakukan klarifikasi dan mendorong pemutakhiran data agar sesuai dengan kondisi ekonominya saat ini.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa akurasi dan pembaruan data sangat penting dalam memastikan bantuan sosial pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.


Artikel

Focus Keyword:
anggota DPRD DIY masuk desil 4

Keyword turunan:

  • Lisman Puja Kesuma

  • anggota DPRD DIY penerima bansos

  • DPRD DIY desil 4

  • Lisman Puja Kesuma desil 4

  • penerima bansos desil 4

  • DTSEN

  • Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional

  • bansos DIY

  • data penerima bansos

  • Desil 4 DTSEN

Meta Description:
Anggota DPRD DIY Lisman Puja Kesuma kaget namanya masuk Desil 4 DTSEN. Ia mengaku tak pernah mendaftar maupun menerima bansos dan meminta data diperbarui.

Slug :
anggota-dprd-diy-masuk-desil-4-lisman-puja-kesuma-bansos

Judul alternatif yang lebih menarik untuk Google Discover:

  1. Kaget! Anggota DPRD DIY Masuk Desil 4 DTSEN, Mengaku Tak Pernah Terima Bansos

  2. Nama Anggota DPRD DIY Masuk Desil 4 Penerima Bansos, Lisman Puja Kesuma Buka Suara

  3. Anggota DPRD DIY Tercatat Desil 4, Lisman: Saya Tidak Pernah Terima Bansos

  4. Terungkap! Anggota DPRD DIY Masuk Desil 4, Diduga karena Data Lama

  5. Nama Anggota DPRD DIY Masuk Data Bansos Desil 4, Ini Penjelasan Lisman Puja Kesuma (CNN Indonesia)

Posting Komentar untuk "Anggota DPRD DIY Tercatat Desil 4, Lisman: Saya Tidak Pernah Terima Bansos"

Admin
Selamat datang di Arsyafin Production, silahkan kirimkan detail kebutuhan Anda?